Jumat, 15 Juni 2012

Ujian Sertifikasi "Registered Financial Planner" – Ujian RFP



Ujian Sertifikasi untuk Registered Financial Planner – Ujian RFPTM
(Contoh Soal Ujian RFP™ – Soal Ujian Registered Financial Planner)
Oleh : Denny Teh,ST,CFP®

Ujian sertifikasi sebagai salah satu syarat dari standar 4E untuk mendapatkan gelar profesi Registered Financial Planner. Standar 4E yang dimaksud yaitu: Education (Pendidikan), Examination (Ujian), Experience (Pengalaman) dan Ethics (Etika).

Kajian pembahasan yang menjadi pokok permasalahan dalam ujian menyangkut topik berikut ini :

I. DASAR-DASAR PERENCANAAN KEUANGAN
A. Konsep Perencanaan Keuangan
     1. Definisi Perencanaan Keuangan
     2. Perencanaan Keuangan Sesuai Siklus Kehidupan
     3. Mengapa Perencanaan Keuangan Dibutuhkan?
     4. Langkah-Langkah Dalam Membuat Perencanaan Keuangan Pribadi
     5. Konsep Perencanaan Keuangan Yang Lengkap
     6. Profesi Perencana Keuangan
     7. Standar Kompetensi Perencana Keuangan
     8. Standar Etik Perencana Keuangan
     9. Standar Praktek Perencana Keuangan
     10. Perencana Keuangan Di Indonesia
B. Laporan Keuangan Pribadi
1. Fungsi Laporan Neraca Keuangan (Balance Sheet Statement) Dan Komponen
         Pembentuk
     2. Fungsi Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement) Dan Komponen Pembentuk.
     3. Rasio-Rasio Keuangan (Financial Ratios)
     4. Analisa Laporan Keuangan
C. Time Value Of Money
D. Manajemen Hutang
     1. Mengatasi Defisit Keuangan Dengan Hutang
     2. Jenis-Jenis Consumer Loan
     3. Karakteristik Consumer Loan
     4. Cara Mengendalikan Hutang
     5. Kartu Kredit, Manfaat Dan Penggunaannya
     6. Kredit Kendaraan Bermotor
     7. Kredit Pemilikan Rumah Atau Sewa Rumah

II. MANAJEMEN RISIKO & PERENCANAAN ASURANSI
A. Manajemen Risiko
     1. Metode Dasar Memperlakukan Risiko
     2. Proses Manajemen Risiko
     3. Contoh Membuat Keputusan Manajemen Risiko

B. Dasar-Dasar Asuransi
     1. Law Of Large Number ( Hukum Bilangan Besar)
     2. Prinsip Dasar Asuransi
     3. Principle Of Idemnity (Prinsip Ganti Rugi)
     4. Subrogation
     5. Karakteristik Kontrak Asuransi

C. Asuransi Jiwa
     1. Kebutuhan Nasabah Yang Dapat Dipenuhi Oleh Asuransi Jiwa
     2. Asuransi Berjangka (Term Insurance)
     3. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)
     4. Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance)
     5. Ketentuan Polis Pilihan – Asuransi Tambahan (Riders)
     6. Asuransi Berbasis Syariah (?)

D. Asuransi Jiwa Unit Linked
     1. Peraturan Yang Mengatur Penjualan Asuransi Jiwa Unit Linked (Ul)
     2. Jenis-Jenis Produk Unit Linked
     3. Fitur Unit Linked
     4. Jenis-Jenis Biaya
     5. Struktur Dan Jenis-Jenis Dana Unit Linked
     6. Bagaimana Produk-Produk Unit Linked Bekerja?
     7. Manfaat Dan Risiko Berinvestasi Di Unit Linked
     8. Perbandingan Dengan Reksadana
     9. Kapan Unit Link Sesuai?

E. Asuransi Kesehatan
     1. Asuransi Biaya Medis
     2. Critical Ilness Insurance (Asuransi Penyakit Kritis
     3. Disability Income Insurance (Asuransi Perlindungan Penghasilan Terhadap
         Kecacatan)
     4. Asuransi Tunai Rumah Sakit (Hospital Cash Insurance)
     5. Long Term Care Insurance (Asuransi Perawatan Kesehatan Jangka Panjang)
     6. Managed Health Care (Perawatan Kesehatan Terkelola)

F. Asuransi Umum Pribadi
     1. Personal Property Insurance (Asuransi Properti Pribadi)
     2. Personal Accident Insurance (Asuransi Kecelakaan Pribadi)
     3. Personal Liability Insurance (Asuransi Kewajiban Pribadi)
     4. Asuransi Kendaraan Pribadi

G. Pendekatan Sistematik Dalam Menyeleksi Polis
     1. Menyampaikan Rekomendasi
     2. Proses Perencanaan Asuransi

NB : Topik diatas dapat berubah sesuai dengan pedoman ujian secara resmi dari FPSB Indonesia


Penting !!
Panduan ujian dapat diunduh secara lengkap dari:


Kajian permasalahan dalam ujian sertifikasi Registered Financial Planner (RFP™) biasanya lebih menyangkut pemahaman konsep dan teori perencana keuangan pribadi (dasar-dasar/fundamental dalam perencanaan keuangan personal/pribadi), pemahaman konsep nilai waktu dan nilai uang serta analisis risiko dan analisis asuransi.

Jadi dapat dikatakan ujian ini lebih sederhana, jauh-jauh lebih sederhana dibandingkan dengan ujian Certified Financial Planner (CFP®), karena hanya diujikan beberapa materi dasar.

Setelah lulus dan menyandang gelar profesi Registered Financial Planner (RFP™), Anda dapat melanjutkan pendidikan dan sertifikasi ke jenjang destinasi selanjutnya yaitu Certified Financial Planner (CFP®) yang diakui secara internasional, melalui perjanjian lisensi dengan FPSB Ltd.


Untuk memastikan para penyandang gelar profesi RFP™ dan CFP® tetap berkompetensi dalam menjalankan profesinya sebagai para perencanaan keuangan yang profesional bagi para klien, maka para RFP Profesional dan CFP Profesional diwajibkan untuk memenuhi ketentuan Continual Profesional Development (CPD) sebesar 20 kredit CPD untuk RFP Profesional dan 40 kredit CPD untuk CFP Profesional setiap 2 tahun oleh FPSB Indonesia.



Disclamer !
Tajuk diatas hanya bersifat referensi / ulasan saja.
Informasi selengkapnya dapat Anda lihat dalam website resmi FPSB Indonesia dan CFP board Indonesia. Terima kasih.

Salam Sukses – Denny Teh,ST,CFP®

1 komentar:

  1. Keep the courts from interfering with your affairs after you’ve passed away. The time-consuming and costly nightmare of Probate doesn’t have to touch your family or your money. certified financial planner whittier

    BalasHapus